Minggu, 27 Juli 2014

Prabowo Ingatkan Kekuatan Besar Harus Siap Menghadapi Penderitaan






Dalam lanjutan pidatonya Prabowo Subianto berpesan bahwa kekuatan kita besar dan harus siap menghadapi penderitaan.



Berikut kutipan pidato Prabowo yang dikutip Aktual.co dari situs Youtube, Jum'at (25/07/2014).



Kita harus siap menghadapi kesulitan, kita harus siap menghadapi penderitaan. Tapi pilihannya apa, kita menyerah, apakah kita seperti budak, yang disuruh duduk, duduk, yang disuruh berdiri berdiri, disuruh tunduk tunduk, disuruh diam diam, disuruh ambil air ambil air, atau, kita bangsa yang terhormat, bangsa yang mengerti membela haknya, membela hak-hak rakyat.



Saudara-saudara sekalian, kekuatan kita besar, kita kemarin dicurangi karena itu, marilah kita susun barisan kita kembali, susun kekuatan kita kembali, dari orang ke orang.



Susunlah kekuatanmu, lima orang demi lima orang, nanti sepuluh orang demi sepuluh orang, adakan diskusi, bahas dirumah masing-masing, atur pada saat nanti kita akan umumkan bagaimana perjuangan kita, yang jelas pilihannya ada dua, berdiri terhormat sebagai bangsa ksatria atau tunduk selamanya sebagai bangsa kacung, bangsa budak, bangsa yang lemah, bangsa yang bisa dibeli, bangsa yang bisa disogok. Plihannya ada dihati kita masing-masing.



Saya tidak tahu, dari 8 juta sahabatku, berapa yang terus bersama saya, saya mohon turunlah, jawab kepada saya, sehingga saya tahu, siapa yang akan berjuang berjuang bersama saya, sampai titik darah penghabisan, atau mereka yang akan melihat dari pinggir, saya pun tidak masalah.



Terimakasih, ini belum akhir dari sebuah perjuangan, ini baru awal dari perjuangan kita. Merdeka, Wassallam WR WB.

































































Sumber: aktual