Israel telah mengumumkan persetujuannya untuk secara sepihak melakukan gencatan senjata selama 12 jam, dimulai Sabtu (26/7) pagi, demikian klaim seorang pejabat Amerika Serikat.
"Israel telah menyetujui gencatan senjata 12 jam dimulai pukul 7 pagi Sabtu," kata pejabat yang tak disebutkan namanya itu seperti dikutip Kantor Berita AFP.
Pejabat tersebut saat ini menemani Menteri Luar Negeri John Kerry dalam kunjungan ke Timur Tengah.
Namun dalam kunjungannya ke Mesir, Kerry gagal meraih kesepakatan gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Belum jelas apakah jam 07:00 yang disampaikan itu waktu Isarel atau menurut standar GMT, atau ekuivalen dengan jam 14:00 WIB.
Sumber:
beritasatu