Jumat, 25 Juli 2014

Dipencundangi Hamas, Presiden Israel Akhirnya Mengundurkan Diri






Shimon Peres, secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Israel pada hari kamis waktu setempat. Peres mundur dikarenakan tidak berakhirnya konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina, Kamis (24/7).



Peres sempat melakukan pidato terakhir. Ia mengajari Israel untuk melihat keadilan sosial dan perdamaian dunia sebagai prinsip-prinsip. Ia juga mendesak negara Yahudi untuk melakukan kesetaraan praktik untuk semua warga negaranya.



"Aku tidak akan berhenti untuk melayani rakyat dan negara saya, Dan saya akan terus membantu membangun negara saya, dengan keyakinan mendalam bahwa suatu hari nanti akan ada kedamaian," ujar Peres, Kamis (24/7)



Meski begitu, Peres tetap mendukung serangan militer Israel ke warga sipil Gaza akibat serangan roket yang dilakukan HAMAS ke wilayah Israel.



Tak berbeda dengan Netanyahu yang kerap membolak-balikkan fakta, Peres juga menuduh HAMAS menjadi penyebab tragedi dan sengaja menempatkan warga sipil dalam bahaya. Padahal jelas-jelas HAMAS membela diri dan baru mulai menyerang dengan roket setelah ratusan warga Gaza tewas.



"Israel bukan musuh rakyat Gaza, Pertahankan demokrasi," katanya.



Konflik Israel dan Gaza telah berlangsung selama 17 hari di mana telah menewaskan tak kurang dari 800 warga Palestina.








































































Sumber:
spektanews